Custom Search

Minggu, 09 Oktober 2011

Penyebab Penis Ereksi

Minggu, 09 Oktober 2011
Penis yang tiba-tiba menjadi keras menandakan ada sesuatu yang sedang bekerja di dalam tubuh. Kemungkinan ada stimulan dari luar seperti melihat wanita seksi atau bisa juga karena stimulan dari dalam seperti menghkhayal.

Jika faktor-faktor pendukung ereksi terjadi tetapi penis mengalami gagal ereksi, artinya ada yang salah dalam sistem tubuh.

Mekanisme kerja penis ereksi cukup rumit, tapi normalnya penis akan mengeras pada situasi tertentu seperti ereksi pagi hari, ereksi karena adanya rangsangan yang bersifat psikoseksual dan stimulasi fisik seperti melakukan onani atau masturbasi, ereksi saat kencan atau saat terjadi aktifitas seksual, dan ereksi saat membaca atau menonton film porno.

Penis Ereksi Karena Stimulasi Psikoseksual
Pada usia muda, pria sangat sensitif terhadap stimulasi seksual. Melihat penampilan seorang wanita muda yang tampak seksi langsung menimbulkan gairah dalam diri dan membuat penis bergerak-gerak yang menandakan bahwa penis mulai ereksi.

Selama stimulasi seksual itu masuk ke dalam dirinya, ereksi bisa berkembang terus sampai keras lalu bertahan beberapa lama. Kadang-kadang bentuk celana sudah berubah dan kelihatan benjol. Takut penis kelihatan dari luar, maka stimulasi seks itu pun dimatikan dengan berbagai cara misalnya dengan mengalihkan perhatian atau mencubit paha sendiri.

Pada sebagian orang ereksi seperti ini adalah sesuatu yang menggembirakan dan sangat dinikmati. Sebaliknya bagi beberapa yang lain mengangap keadaan ini melanggar norma, dianggap sebagai dosa sehingga menahan diri dari gairah dan menjauhkan diri dari stimulasi seksual tadi.

Respons gairah yang diikuti dengan ereksi penis adalah sesuatu yang sangat normal pada pria muda bahkan sampai usia setengah tua atau 50 tahunan. Bila ereksi mulai menurun dan gairah mulai maka akan timbul ketakutan bahwa ereksi benar-benar hilang atau sudah terjadi disfungsi ereksi. Apa itu disfungsi ereksi?

Sebagian ahli mengatakan bila hal ini terjadi dan penis ereksi, biarkan saja demikian. Sebagian pria langsung mematikan gairahnya karena merasa tidak etis. Sebenarnya sepanjang tidak mengganggu orang lain ataupun diri sendiri, ereksi dapat dibiarkan saja sehingga penis itu lebih mudah ereksi dan tetap sensitif terhadap stimulasi seksual dari luar dirinya.
Ereksi Saat Melakukan Onani Atau Masturbasi

impotence-cure.com
Sebagian besar pria usia muda pernah melakukan masturbasi. Kegiatan Masturbasi atau onani itu biasa dilakukan saat mandi. Pada saat mandi penis dibersihkan dengan sabun yang licin. Saat menggosok penis biasanya akan timbul perasaan nikmat dan penis menjadi ereksi. Pemandangan melihat penisnya ereksi dan menjadi keras dan besar, ditambah rasa nikmat, menjadi suatu pengalaman yang istimewa bagi remaja muda.

Rasa ingin tahunya timbul lalu penis itu digosok-gosok kembali dan rasa nikmat akan meningkat dan penis ereksi dengan keras. Bila penis digosok terus, akhirnya cairan sperma (semen) akan menyemprot atau ejakulasi sekaligus dengan terjadinya puncak rasa nikmat. Inilah permulaan masturbasi pada remaja pria.

Karena usia masih muda, perilaku itu terjadi secara alamiah. Tidak disadari bahwa itu termasuk masturbasi atau onani. Karena merasa nikmat, masturbasi diulang lagi. Pada remaja muda yang memiliki banyak waktu sendirian tanpa aktivitas, masturbasi biasanya sering diulang. Sampai satu waktu ada informasi bahwa masturbasi dapat menyebabkan berbagai penyakit misalnya disfungsi ereksi, sulit punya anak ataupun masturbasi adalah dosa, lalu berusaha menyetop masturbasi.

Tetapi kemampuan menyetop masturbasi hanya berlangsung 2-3 hari. Sesudahnya libido atau nafsu serta ereksi penis timbul kembali dengan sendirinya. Tanpa sadar atau karena nafsu besar ingin mendapatkan nikmat penis disentuh lagi seperti semula sampai ejakulasi.

Bila yakin bahwa perilaku seks tersebut dapat menimbulkan penyakit atau dosa, maka timbul penyesalan kenapa melakukan onani atau masturbasi. Demikianlah yang terjadi berulang-ulang. Bila informasi yang didapat menjelaskan bahwa masturbasi tidak menyebabkan penyakit, dan juga tidak merasa berdosa, besar kemungkinan masturbasi akan terulang kembali.

Namun begitu, sebagian pria muda, masih tetap mengulang-ulang masturbasi walaupun ada rasa takut terhadap timbulnya penyakit nantinya, atau perasaan berdosa. Godaan untuk masturbasi dan sesudah melakukannya timbul rasa takut dan dosa, yang berlangsung berulang-ulang akan dapat mengganggu kejiwaan sehingga timbul berbagai gangguan dan salah satunya adalah disfungsi ereksi.

Penis Ereksi Pada Saat Berkencan
Banyak pria yang telah berpacaran saat umur mereka mencapai 17 atau 18 tahun. Kadang-kadang, pacaran mereka itu disebut kencan atau date, atau sering juga disebut jalan bareng. Jalan bareng artinya tidak ada ikatan yang resmi dalam hubungan. Istilah anak muda adalah Hubungan Tanpa Status.

Biasanya saat kencan atau jalan bareng itu, pria dan wanita saling berpegangan tangan di jalanan atau nonton bareng di bioskop. Biasanya penis pria bereaksi saat tangan mereka saling berpegangan sampai saling meremas. Saat itu, penis akan ereksi keras sampai kaku dan akan bertahan cukup lama. Sesudah beberapa menit, ereksi akan menurun sedikit, tetapi bila perasaan gairah seksual masih tinggi atau saling sentuh masih terjadi, ereksi penis akan keras kembali.

Begitulah yang terjadi berulang-ulang. Selama berkencan yang bisa berlangsung singkat atau lebih lama misalnya 2-3 jam, ereksi penis bisa terus terjadi. Ereksi baru akan turun bila kencan sudah selesai, atau terjadi ejakulasi, atau ada yang mengganggu misalnya tiba-tiba ada orang yang melihat, cahaya menjadi terang atau perasaan tiba-tiba terganggu. Bila kencan dilakukan tertutup lalu ada yang mengetok pintu, ereksi akan langsung turun dan penis menjadi lembek.

Ereksi penis pada saat kencan sangat penting sekali. Pada saat itu. orang akan merasakan gairah sehingga diharapkan penis harus ereksi. Pada jaman sekarang, banyak pasangan muda saat berkencan sudah saling memegang alat kelamin pasangannya. Bila wanita memegang penis laki seharusnya penis akan ereksi keras. Namun, ada juga pria yang merasa takut, gelisah, atau sebenarnya merasa berdosa, sehingga pada saat dipegang pun ereksi yang keras tidak akan terjadi.

Perasaan takut atau berdosa tadi tidak begitu disadari. Yang disadari betul ialah waktu penis dipegang ereksi tidak terjadi. Ini menjadi gangguan yang berat bagi pria. Wanita pun mengharapkan dan mengetahui pada saat berkencan apalagi penis dipegang maka ereksi penis harus keras. Bila hal itu tidak terjadi maka wanita akan merasa kecewa dan pria umumnya akan merasa malu dan takut.

Selanjutnya setiap mau kencan akan timbul rasa takut, “Jangan-jangan penis akan tetap lembek”. Setiap rasa takut timbul, maka penis tidak akan mungkin lagi ereksi. Paling tinggi agak membesar sedikit lalu lembek kembali. Ini cukup sering terjadi pada orang-orang yang berpacaran.

Penis Ereksi Saat Aktivitas Seksual Suami Istri
 Sesudah menikah, suami istri tidur bersama atau saat-saat tertentu bercumbu menuju koitus atau sanggama. Saat bercumbu misalnya berciuman dan seterusnya biasanya ereksi sudah keras. Ereksi berlangsung terus selama bercumbu. Bercumbu bisa berlangsung singkat misalnya lima menit lalu penetrasi ke vagina atau berlangsung cukup lama misalnya 30 menit atau 40 menit.
Ereksi akan keras terus dan biasanya sesudah sekitar 3 menit, ereksi akan turun sedikit untuk pergantian aliran darah dalam penis tetapi dalam waktu singkat akan kembali keras. Sesudah selesai bercumbu, penis akan dimasukkan ke vagina pasangan. Untuk itu ereksi harus keras dan kaku sehingga mampu menembus pintu vagina.

Pada permulaan pernikahan, vagina biasanya masih sempit atau masih kaku. Untuk itu diperlukan ereksi penis yang benar-benar keras sehingga mampu menembus. Sesudahnya penis akan ditarik dan didorong kembali sampai ejakulasi. Biasanya berlangsung paling sedikit sekitar 5 menit, tetapi pada pria yang lama ejakulasi bisa berlangsung 30 menit atau lebih. Ini memerlukan kekuatan ereksi yang bisa bertahan cukup lama. Akhirnya semen atau cairan sperma akan disemprotkan dan demikianlah akhir dari koitus.

Dalam waktu singkat sesudah ejakulasi, penis akan semakin lembek dan kembali kepada fase istirahat. Pada saat menjelang koitus (sanggama) sangat dibutuhkan keyakinan bahwa ereksi akan keras sampai koitus selesai.

Selanjutnya pada saat melakukannya, dibutuhkan pula ereksi yang keras untuk menembus vagina dan selanjutnya mempertahankan ereksi sampai ejakulasi. Setelah ejakulasi, berarti koitus telah lengkap. Bila fase-fase tersebut bisa dilalui dengan ereksi penis yang keras, maka pasangan suami clan istri itu akan merasa puas. Suami dan istri merasa yakin ereksi suami benar-benar normal.

Perasaan puas dan yakin normal akan membuat ereksi penis akan tetap normal untuk selanjutnya. Tetapi bila terjadi penurunan ereksi pada saat bercumbu, pada saat penetrasi ataupun pada saat melakukan koitus Maka koitus akan gagal dilakukan. Bila hal ini terjadi maka suami akan merasa kecewa dan benar-benar malu. Demikian juga istri akan kecewa. Ini penting karena tanpa ereksi yang keras dan kaku, aktivitas seks apapun tidak akan bisa dilakukan.

Begitu pentingnya koitus bagi suami istri dab begitu pentingnya ereksi penis yang keras. Kegagalan koitus akibat ereksi yang tidak cukup keras adalah patokan utama bahwa ereksi penis sudah gagal atau telah terjadi disfungsi ereksi.

Penis Ereksi pada Saat Membaca atau Menonton FIlm Porno
Pada zaman modern ini, banyak cara untuk melihat gambar-gambar telanjang atau membaca cerita-cerita seks. Apalagi dengan maraknya media internet yang memungkinkan orang untuk chating atau melihat gambar seksi artis Indonesia dan menonton cuplikan film porno.

Pada saat menonton Film porno, penis akan mengalami ereksi yang keras. Hanya setiap beberapa menit misalnya 3 sampai 4 menit, terjadi pertukaran darah yang sudah lama terperangkap di dalam penis. Pada saat itu ereksi akan turun sedikit tapi tidak sampai lembek.

Sesudah darah segar masuk dalam penis, ereksi akan kembali keras yang membuat penis menjadi menonjol dan kaku. Selama membaca cerita 17 hot atau menonton film porno, kenikmatan akan bertambah terus. Dan terkadang-kadang penis disentuh dengan tangan. Akhirnya semen (cairan sperma) akan ke luar dan bisa langsung ke luar dengan sendirinya.

Beberapa pria sengaja menonton blue film untuk mendapatkan rangsangan atau stimulasi seks untuk melakukan masturbasi sampai ejakulasi. Sesudah ejakulasi barulah penis kembali lembek.

Ada banyak orang yang ragu apakah ereksinya cukup keras, apakah penisnya telah mengalami disfungsi ereksi, lalu mentes diri dengan menonton blue film sambil mencoba merangsang penis dengan tangan. Pada saat itu diharapkan penis akan ereksi dengan keras. Bila berhasil, perasaan menjadi lega bahwa diri masih sehat seksual yang artinya ereksi penis masih normal. Tetapi bila ereksi yang keras tidak tercapai, maka timbul keyakinan dalam diri telah terjadi gangguan ereksi atau disfungsi ereksi.

Penis Ereksi Saat Mimpi Basah
Hampir semua pria pernah mengalami mimpi seks atau mimpi basah. Dimulai sejak usia 14 atau 15 tahun sampai umur 50 tahun. Pada saat tidur, pria biasanya bermimpi sedang berciuman, berpelukan dan kemudian berusaha melakukan koitus, dan tiba-tiba mencapai puncaknya dan terjadi ejakulasi yang kemudian terbangun dan merasa celananya basah.

Frekuensi mimpi seks (wetdream) tidak sama pada setiap orang dan setiap usia. Ada yang satu kali dalam dua hari atau satu kali dalam tiga hari, umumnya paling sedikit satu kali seminggu.

Pria usia muda sangat sering bermimpi seks. Makin bertambah usia seorang pria makin jarang dia bermimpi seks. Apalagi jika masturbasi cukup sering dilakukan misalnya sekali dalam dua hari, biasanya sehabis melakukan masturbasi malamnya tidak bermimpi seks lagi. Tetapi besoknya kemungkinan besar akan mendapat mimpi seks lagi.

Pada pria yang sudah menikah, mimpi seks bisa terjadi jika dalam 3 hari tidak melakukan hubungan seks. Ada yang mengalami lebih jarang dan ada yang lebih sering. Keadaan itulah tanda yang sehat seksual.

Didalam mimpi, penis dirasakan ereksi, tetapi seberapa kuat ereksi penis saat mimpi sulit diketahui. Waktu mimpi seks sangat singkat antara bercumbu koitus dalam mimpi. Lagi pula pada waktu bermimpi orang sedang tidur, hanya dalam mimpi terasa ereksi lalu koitus dan ejakulasi. Tetapi berapa kuat ereksinya, tidak pernah benar-benar bisa disadari pada waktu itu. semua pria menikmati mimpi seks karena itu sesuatu kenikmatan yang tinggi dan kadang-kadang sesuatu hiburan bila kebetulan tidak mempunyai pasangan.

Produk CNI yang bisa membantu meningkatkan kualitas Penis Ereksi, yaitu:
•    CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
•    CNI Ester-C Plus 2X1 tab/hari
•    CNI Marine Organic Calcium 3X1 tab/hari (diminum setelah makan)
•    LIBILON 2X1 tab/hari

Untuk pemesanan PRODUK CNI segera hubungi:
AGEN RESMI PRODUK CNI

Jl. Teratai RT 10, RW 04, Bligo, Candi, Sidoarjo, JAWA TIMUR 61271, Telp. 031-70520708, 031-8068858, HP. 08155064444, 085731997300 Untuk pesan Produk bisa Transfer ke BCA No. Rek: 018.33.222.38 Atas nama: ANDY SUBANDONO (kami SIAP melayani pengiriman seluruh wilayah Indonesia dengan ditambah ongkos kirim)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
CNI Online © 2008. Design by Pocket